News tricker
Tegaskan Paradigma Baru, Ketum Parmusi Keluarkan Maklumat 1
Ketua Umum PP Parmusi, Usamah Hisyam.

Tegaskan Paradigma Baru, Ketum Parmusi Keluarkan Maklumat 1

Jakarta, Parmusinews.com – Ketua Umum Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (PP Parmusi), Usamah Hisyam, mengeluarkan Maklumat 1 untuk meneguhkan paradigma baru Parmusi sebagai ‘Connecting Muslim’ berbasis dakwah, sosial, ekonomi, dan pendidikan.

Dalam Maklumat 1 yang dikeluarkan pada Ahad (9/10/2016) tersebut, Usamah menegaskan pentingnya kekuatan tekad dan kesadaran seluruh pengurus dan kader Parmusi untuk merealisasikan cita-cita perjuangan organisasi, yakni terwujudnya masyarakat madani yang sejahtera lahir dan batin untuk mencapai ridha Allah Swt.

Berikut ini adalah teks tertulis Maklumat 1 Ketua Umum PP Parmusi:

 MAKLUMAT 1 KETUA UMUM

Assalâmu’alaikum warahmatullâhi wabarakâtuh

Saudara saudaraku yang dirahmati Allah SWT. Untuk mewujudkan peneguhan paradigma baru Parmusi sebagai ‘Connecting Muslim’ berbasis dakwah, sosial, ekonomi, dan pendidikan, bukanlah persoalan mudah. Harus ada tekad dan kesadaran kita bersama bahwa keputusan Mukernas II Parmusi pada 1-4 Oktober 2016 lalu tersebut adalah langkah yang terbaik hingga periode kepengurusan 2015-2020 untuk mewujudkan cita-cita perjuangan organisasi. Apa itu cita-cita perjuangan organisasi? Terwujudnya masyarakat madani yang sejahtera lahir dan batin untuk mencapai ridho Allah SWT. Strategi yang kita tempuh:

Pertama, Menata Organisasi.

Konsolidasi struktur organisasi setidaknya sampai tingkat kecamatan, penataan dan penguatan sumber daya manusia sesuai keputusan Mukernas I dan Mukernas II. Bagi daerah yang belum mengetahui, silakan minta ke Sekjen Ustadz Abdurahman Syagaff (081281384504 atau 087875587799).

Sedangkan konsultasi konsolidasi organisasi dapat berkomunikasi dengan Ketua OKK Parmusi Pusat, Ustadz Syafrudin Anhar (0811154329) atau Sekretaris, Ustadz Suhendra (081377121222). Keputusan Mukernas II akan dikirim segera ke daerah setelah selesai cetak.

Kedua, Menyapa Ummat.

Setiap daerah harus mampu melaksanakan program kerja dakwah dalam dimensi peningkatan kualitas aqidah islamiyah, sosial, ekonomi, dan pendidikan yang disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan kemampuan daerah masing-masing. Agar Parmusi memiliki keanggotaan yang jelas, konkret, dan terukur secara nasional, setiap daerah perlu segera merealisasikan program SKSP (Satu Kader Satu Produk) dengan menerbitkan KTA-ATM Co-branding Parmusi-BRI Syariah dengan tabungan awal Rp100 ribu yang dapat mengakses pembiayaan UMKM syariah sampai Rp25 juta tanpa agunan dan jumlah di atasnya dengan agunan serta fasilitas kemudahan.

Dengan program SKSP dan KTA-nisasi ini yang terdaftar, insya Allah PP Parmusi melalui online database BRI Syariah bisa mengetahui berapa keanggotaan Parmusi di setiap daerah sebagai salah satu instrumen bagi kinerja Pengurus Daerah (PD)/Pengurus Wilayah (PW).

Konsultasi dapat dilakukan dengan Bendahara Umum PP Parmusi, Saudari Farida Nurhayati (081295102361), Wakil Bendahara Saudari Dewi Achyani (0811908449), Ketua Program SKSP Ustadz Aunnur Rofiq (08121152100), dan Bapak Zaki dari BRI Syariah Pusat (081291788702).

Ketiga, Membela Ummat.

Setiap daerah harus bersikap proaktif dalam memberikan pembelaan, advokasi, dan perlindungan kepada ummat Islam di daerahnya yang membutuhkan. Termasuk dalam konteks penistaan Islam. Konsultasi dapat dilakukan dengan Ketua LBH Parmusi Ibu Srimiguna (082321210772). Seluruh konsultasi disarankan melalui jaringan pribadi (japri) WhatsApp dengan menyebutkan identitasnya.

Langkah langkah tersebut merupakan ikhtiar kita bersama UNTUK MEMENANGKAN ISLAM sebagai ruh perjuangan kita dalam semua dimensi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dengan MENINGGIKAN KALIMATULLAH serta MENUNJUKKAN KETELADANAN di semua tingkatan.

Kita tak boleh hanya pandai berbicara dan mengkritik di WhatsApp Group (WAG), tetapi juga harus cerdas dalam ikhtiar mewujudkan program-program organisasi agar kehadiran Parmusi lebih bermanfaat bagi ummat. Niscaya Allah Swt. akan mengangkat harkat, martabat, dan derajat seluruh aktifis pergerakan islam Parmusi.

Oleh sebab itu, salah satu sarana komunikasi perjuangan kita melalui WhatsApp Group (WAG) harus segera ditata ulang agar lebih fokus, produktif, dan bermanfaat untuk mewujudkan paradigma baru, serta mencerminkan nilai-nilai yang kita anut. Manfaatkan sarana WhatsApp Group (WAG) ini sesuai dengan peruntukannya, sesuai nama grupnya. Sekjen akan segera menata seluruh WhatsApp Group (WAG) Parmusi agar lebih fokus.

Saat ini setidaknya terdapat WhatsApp Group (WAG):

  1. PHP
  2. PD-PW-PHP
  3. PHP- MAJELIS MAJELIS PUSAT
  4. CONNECTING MUSLIM
  5. DAKWAH PARMUSI
  6. PH-Departemen

Setiap PW perlu segera membentuk WhatsApp Group (WAG) di propinsinya dengan melibatkan seluruh PD. Insya Allah niat dan cita-cita perjuangan organisasi kita ini yang sudah diputuskan dalam Mukernas II Parmusi dapat segera terwujud atas ridha Allah Swt.

Wabillahit taufiq wal hidayah

Wassalâmu’alikum warahmatullâhi wabarakâtuh.

Jakarta, 8 Muharam 1438 H

 

Drs. H. USAMAH HISYAM

  Ketua Umum Parmusi

One comment

  1. salam parmusi, niat dan perbuatan amal makruf nahi munkar telah diamanahkan bg umat Islam sesuai akidah dan hidayah manusia sebagai makhluk hamba allah swt paling sangat sempurna di dunia, tetapi bilamana tidak diimplementasi dan direalisasikan secara nyatal.fakta dan realitis sesuai arahan Ketum Parmusi Drs. Usamah Hisyam saat Mukernas III kemarin…..hanyalah fiksi,fiktif dan khayalan umat Muslimin Indonesia membangun negeri pertiwi penuh kedamaian,kemakmuran,kesejahteraan dan keadilan…..dikarenakan kekuasaan,ketamakan,keserakahan,kezaliman dan kenistaan merajalela serta memimpin negeri tercinta ini tanpa adanya perlawanan,pemberontakan dan perjuangan menciptakan solidaritas,kekeluargaan dan sinergitas sesama muslimin Indonesia secara ideologi dan hukum yang berlaku di Indonesia…..

Komentar

Tuliskan komentar anda dengan mengisi kolom dibawah *

*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates