News tricker
Jemaat Berkurang, Sinagog Berubah Jadi Masjid
Umat Islam di Prancis semakin berkembang.

Jemaat Berkurang, Sinagog Berubah Jadi Masjid

Marseille, Obsessionnews – Perkembangan Islam di Eropa terus mengalami peningkatan signifikan. Di Marseille, Prancis, sebuah Sinagog yang merupakan tempat peribadatan umat Yahudi berubah fungsi menjadi sebuah masjid.

Menurunnya jemaat yang beribadah di Sinagog menjadi alasan utama beralihnya fungsi tempat ibadah tersebut. Koran lokal La Provence melansir pemberitaan bahwa Sinagog tersebut mengalami penurunan jemaat dari tahun ke tahun.

Penurunan umat Yahudi ini juga disebabkan sebagain besar kelompok Yahudi pindah dari kota ini ke kota lain di selatan Prancis. Sedangkan lainnya telah berhenti mengunjungi Sinagog. Inilah yang membuat tempat ibadah Yahudi itu kian sepi jemaat. Alhasil, kini, jemaat Sinagog tersisa 10 orang.

Melihat kondisi tersebut, sebuah organisasi muslim Al Badr Association berinisiatif untuk membeli Thora Sinagog senilai 400 ribu dolar AS. Dan pada Kamis (28/4/2016) lalu, organisasi tersebut membuka kembali tempat ibadah agama Yahudi sebagai masjid di awal musim panas tahun ini.

Sementara Sinagog tutup, Masjid Al Badr justru dipenuhi jamaah setiap hari. Utamanya pada setiap hari Jumat, umat Islam membludak dan memadati masjid hingga di halaman luar.

Peningkatan jumlah umat Islam memang tampak jelas dalam satu dekade terakhir. Di beberapa kota di Prancis, tak terkecuali kota Marseile.

“Di kota ini jumlah penduduk yang 800 ribu seperempatnya adalah Muslim dan hanya 80 ribu yang warga Yahudi,” kata Elie Berrebi, Direktur Marsele Central Jewish Consistore.

Pada pertengahan pekan ini, menurut La Provence, aturan peruntukan bangunan sebagai rumah ibadah di Prancis sangat ketat. Hanya bangunan dengan izin tertentu yang bisa digunakan sebagai rumah ibadah. (Fath@imam_fath)

Komentar

Tuliskan komentar anda dengan mengisi kolom dibawah *

*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates