News tricker
Buka Workshop Dakwah Parmusi, Ketum Parmusi Instruksikan 7 Program
Ketua Umum PP Parmusi menabuh gong sebagai tanda dibukanya Workshop Dakwah.

Buka Workshop Dakwah Parmusi, Ketum Parmusi Instruksikan 7 Program

Bogor, Parmusinews – Usai melepas puluhan dai ke daerah perbatasan Indonesia-Timor Leste, Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) menggelar pelatihan dakwah bagi ratusan dai dari sejumlah daerah di Indonesia.

Bertempat di Smesco Hills, Bogor, pelatihan dai dalam format Workshop Dakwah ini resmi dibuka Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Parmusi, Usamah Hisyam, Jumat malam (27/5/2016).

Workshop Dakwah tersebut dihadiri sekitar 161 dai dari sejumlah daerah di Indonesia yang sebagian di antaranya merupakan para dai yang akan ditugaskan di sejumlah daerah perbatasan Indonesia.

“Workshop dakwah ini tidak hanya kegiatan artifisial, melainkan harus menjadi gerakan substansial yang secara sungguh-sungguh melahirkan mujahid-mujahid dakwah yang memberikan kontribusi konkret dalam upaya membentengi akidah umat, menanamkan nilai-nilai akidah dan akhlak mulia umat Islam di Indonesia,” ujar Usamah dalam sambutannya.

Ketum PP Parmusi Usamah Hisyam diwawancarai sejumlah wartawan, jumat malam (27/5/2016).

Ketum PP Parmusi Usamah Hisyam diwawancarai sejumlah wartawan, jumat malam (27/5/2016).

Usamah mengaku khawatir dengan munculnya fenomena, dimana banyak peristiwa yang terjadi akibat rusaknya mental masyarakat. Mulai dari kasus pemerkosaan dan kekerasan seksual di kalangan pelajar, pembunuhan anak akibat kesulitan ekonomi, praktik prostitusi dan aborsi, gerakan propaganda Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT), penggunaan narkoba, korupsi, hingga rencana dicabutnya Perda larangan minuman beralkohol oleh Menteri Dalam Negeri.

“Atas semua fenomena yang memprihatinkan itu, sebagai bagian dari bangsa yang berpenduduk muslim terbesar di dunia, kita wajib mencegah berbagai kerusakan budaya bangsa tersebut. Kerusakan itu hanya akan mengundang azab dari Allah ‘Azza wa Jalla,” tegasnya. (Baca: Perkuat Fasilitas Dakwah, Parmusi Sumbang Masjid di SoE)

Lebih jauh Usamah mengimbau agar dalam workshop dakwah tersebut, Lembaga Dakwah Parmusi menyusun langkah, strategi, dan program untuk turut menanggulangi kerusakan moral bangsa dengan fokus menanamkan nilai-nilai akidah Islamiyah serta revolusi akhlak mulia.

Pada kesempatan itu Usamah menginstruksikan tujuh program yang harus dilaksanakan seluruh pimpinan wilayah maupun pimpinan daerah. Pertama, merekrut lima dai dan ustadz di setiap kecamatan untuk mengikuti orientasi kader dakwah dan pelatihan dai Parmusi di tingkat kabupaten/kota secara bertahap hingga 2017.

Kedua, menanamkan pendidikan dan nilai-nilai akidah Islamiyah dalam keluarga. Ketiga, mencanangkan program Satu Kader Gerakan Satu Majelis Taklim yang dimulai dari lingkungan tempat tinggalnya untuk membina dan menanamkan nilai-nilai akidah Islamiyah. (Baca: Jelang Ramadhan, Parmusi Lepas Dai ke Wilayah Perbatasan)

Keempat, mencanangkan program Revolusi Akhlak Mulia di setiap daerah. Kelima, melaksanakan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah di masjid yang berada di lingkungan tempat tinggal anggota Parmusi.

Keenam, mencanangkan program Tahfidz Al-Quran bagi jamaah Parmusi di lingkungannya yang dimotori oleh setiap kader. Dan ketujuh, mengembangkan program Satu Kader Satu Produk secara nasional untuk membangun kemandirian umat, sekaligus menjauhkan para kader dari kemiskinan.

“Saya mengimbau kepada seluruh pengurus dan kader Parmusi untuk sekali-sekali tidak meninggalkan dakwah bersama organisasi ini. Sebaliknya, jadikan dakwah sebagai sebuah gerakan melalui Revolusi Dakwah Parmusi,” pungkasnya. (Fath @imam_fath)

3 comments

Komentar

Tuliskan komentar anda dengan mengisi kolom dibawah *

*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates